Deddy Corbuzier Tak Lagi Terima Honor Saat Tampil Di TV

Deddy Corbuzier Tak Lagi Terima Honor Saat Tampil Di TV

Silapmata.com – Tahun 2025 menjadi momentum bagi Deddy Corbuzier untuk membuka fakta mengejutkan tentang kariernya di dunia televisi. Dalam sebuah podcast bersama Raditya Dika, Deddy menegaskan bahwa saat ini ia tidak lagi menerima honorarium jika tampil di acara TV.

Menurut Deddy, keputusan itu lahir dari niat untuk menjaga konsistensi terhadap pernyataannya dulu ia telah menyatakan bahwa ia “tidak mau lagi tampil di TV”. Jika tiba-tiba ia datang dengan tujuan materi, maka bagi Deddy hal itu akan terasa seperti bertentangan dengan sikapnya.

Prinsip dan Alasan di Balik Keputusan

Alasan utama di balik keputusan tersebut bukan sekadar soal uang, melainkan soal prinsip dan reputasi. Deddy mengaku khawatir jika menerima honor, banyak pihak akan menanyakan integritasnya “em mau kan?” karena sebelumnya dia sudah berkomitmen mundur dari layar kaca.

Karenanya, ketika ia bersedia tampil bila di undang maka ia memastikan tidak ada “satu peser pun” uang yang masuk ke rekeningnya. Ia ingin memastikan bahwa kehadirannya murni atas dasar kenyamanan dan keinginan, bukan motivasi finansial.

Konteks Karier, Masa Lalu, dan Transformasi

Bagi sebagian besar publik, Deddy Corbuzier adalah nama besar di dunia hiburan Indonesia. Awalnya di kenal sebagai pesulap/mentalis, ia kemudian merambah dunia televisi dan showbiz dengan bayaran yang kala itu tergolong tinggi.

Sebelumnya, Deddy sudah pernah mengambil keputusan untuk mundur dari dunia televisi. Kini, dengan penghasilan yang berasal dari berbagai sumber termasuk kanal YouTube dan bahkan tugas negara sebagai staf khusus, keputusan untuk tidak menerima honor saat tampil di TV bisa dilihat sebagai bagian dari transformasi kehidupan dan prioritasnya.

Reaksi Publik dan Implikasi untuk Industri Hiburan

Keputusan Deddy tak menerima honor memancing reaksi beragam dari publik. Di satu sisi, banyak yang mengapresiasi konsistensinya menganggap keputusan ini sebagai langkah jujur dan anti-komersial. Ditengah industri hiburan yang sangat komersial. Di sisi lain, ada yang mempertanyakan apakah model seperti ini bisa menginspirasi artis/figur lain atau hanya cocok bagi orang dengan posisi dan keberuntungan ekonomi seperti Deddy?

Dari sudut industri, langkah Deddy bisa menjadi refleksi bahwa kadang kehadiran di TV bukan hanya soal uang. Melainkan soal nilai, integritas, dan pilihan hidup. Ketika figur publik bersedia tampil tanpa honor. Mungkin itu bisa membuka diskusi tentang motivasi tampil, dampak ke publik. Dan bagaimana media menilai “nilai” seseorang bukan hanya berdasarkan rating atau tarif, tetapi juga integritas.